PemerintahPeristiwa

Situasi Timur Tengah Memanas, Kemenhaj Riau Minta Calon Jamaah Tunda Umrah

1
×

Situasi Timur Tengah Memanas, Kemenhaj Riau Minta Calon Jamaah Tunda Umrah

Sebarkan artikel ini

Pekanbaru, Dapurredaksi.com – Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau mencatat sebanyak 1.054 jamaah asal Riau saat ini tengah menjalankan ibadah umrah di Arab Saudi.

Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon, saat dijumpai pada senin ( 2/3/2026 ) mengatakan hingga kini pihaknya belum menerima laporan adanya permasalahan yang dialami jamaah, meski situasi di kawasan Timur Tengah tengah menjadi perhatian dunia.

“Dari data yang kami terima, ada 1.054 jamaah asal Provinsi Riau yang saat ini berada di Arab Saudi untuk melaksanakan ibadah umrah. Sampai hari ini, belum ada laporan terkait kendala ataupun permasalahan,” ujarnya.

Baca Juga  Dorong Keterbukaan Informasi, Kabid Humas Polda Riau Diskusi Bersama IJTI dan PFI

Ia menjelaskan, sesuai jadwal, terdapat dua travel umrah asal Riau yang dijadwalkan terbang dari Arab Saudi menuju Tanah Air pada hari ini.

Namun demikian, situasi perang yang terjadi di sejumlah wilayah Timur Tengah menjadi perhatian serius, mengingat potensi dampaknya terhadap operasional penerbangan internasional. Ketegangan yang meningkat dikhawatirkan dapat memicu penundaan hingga pembatalan penerbangan dari bandara di Arab Saudi menuju Indonesia.

Sehubungan dengan kondisi tersebut, Defizon mengimbau masyarakat Riau yang berencana melaksanakan ibadah umrah dalam waktu dekat agar mempertimbangkan untuk menunda keberangkatan hingga situasi dinilai lebih kondusif.

Baca Juga  Asap Karhutla Kepung Permukiman di Rimbo Panjang Kampar, Warga Mulai Sesak Napas

“Kami mengimbau masyarakat untuk sementara waktu menunda keberangkatan umrah, sampai kondisi benar-benar aman dan kondusif, demi keamanan dan kenyamanan jamaah,” katanya.

Pihak Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau menyatakan akan terus memantau perkembangan situasi serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keselamatan dan kelancaran perjalanan jamaah asal Riau.