Pemerintah

Lapas Kelas IIA Pekanbaru–Kementerian Agama Kota Pekanbaru Perkuat Pembinaan Spiritual

4
×

Lapas Kelas IIA Pekanbaru–Kementerian Agama Kota Pekanbaru Perkuat Pembinaan Spiritual

Sebarkan artikel ini

Pekanbaru, Dapurredaksi.com – Komitmen meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan terus diperkuat Lapas Kelas IIA Pekanbaru melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama Kementerian Agama Kota Pekanbaru, Senin (02/03). Kerja sama ini difokuskan pada penguatan pembinaan kepribadian dan spiritual di lingkungan pemasyarakatan.

Penandatanganan MoU yang berlangsung di Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, bersama jajaran Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik. Kehadiran rombongan disambut Kepala Kementerian Agama Kota Pekanbaru, Syahrul Mauludi, beserta jajaran dalam suasana khidmat dan penuh keakraban.

Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pembinaan keagamaan dan pembentukan karakter warga binaan.

Baca Juga  Polda Riau Berikan Trauma Healing untuk Korban Penganiayaan Mahasiswi UIN Suska

“Kami menyadari bahwa pembinaan kepribadian, khususnya di bidang keagamaan, memiliki peran penting dalam membentuk sikap dan perilaku warga binaan. Melalui MoU ini, kami berharap program pembinaan dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembinaan mental dan spiritual menjadi fondasi utama dalam mendukung proses reintegrasi sosial. Menurutnya, tujuan akhir dari sistem pemasyarakatan adalah mengembalikan warga binaan ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik, memiliki kesadaran hukum, serta mampu berkontribusi secara positif.

Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Kota Pekanbaru, Syahrul Mauludi, menyambut baik terjalinnya sinergi tersebut. Ia menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung pembinaan melalui penyediaan penyuluh agama, peningkatan intensitas kegiatan keagamaan, hingga kolaborasi program pembinaan mental spiritual secara berkelanjutan di Lapas.

Baca Juga  Tekan Pelanggaran ODOL, Ditlantas Polda Riau Gelar Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026

“Kami siap mendukung pembinaan umat, termasuk warga binaan, melalui penguatan penyuluhan agama dan kegiatan keagamaan yang terprogram. Ini adalah bentuk tanggung jawab bersama dalam membangun karakter dan moral,” ungkapnya.

Melalui penandatanganan MoU ini, diharapkan sinergi antara Lapas Kelas IIA Pekanbaru dan Kementerian Agama Kota Pekanbaru semakin solid, sehingga pelaksanaan program pembinaan kepribadian dan keagamaan dapat berjalan optimal serta memberikan dampak nyata bagi proses perubahan dan kesiapan warga binaan kembali ke masyarakat.