Pekanbaru, Dapurredaksi.com – Dalam rangka persiapan pengamanan arus mudik dan balik Idul Fitri melalui Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026, Ditlantas Polda Riau menggelar Rapat Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Kamis (26/2/2026) pukul 09.00–11.30 WIB, di Ruang Rapat Gedung BPKB Ditlantas Polda Riau, Jalan Pattimura, Pekanbaru.
Rapat dipimpin langsung Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Jeki Rahmat Mustika, dan dihadiri Wakil Dirlantas AKBP Budi Setiyono, para pejabat utama Ditlantas, serta sejumlah instansi terkait. Hadir pula perwakilan BPJN Riau, PT Hutama Karya, PT Jasa Raharja, Dinas PUPR Provinsi dan Kota, Dinas Perhubungan Provinsi dan Kota, Dinas Kesehatan, serta stakeholder lainnya.
Dalam arahannya, Kombes Pol Jeki menegaskan bahwa forum ini merupakan langkah strategis untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan manajemen lalu lintas menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026.
“Kita tidak ingin bekerja setelah kejadian. Seluruh potensi kerawanan harus diidentifikasi sejak dini dan diselesaikan sebelum puncak arus mudik. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama dan tidak bisa ditawar,” tegasnya.
Ia menekankan pentingnya komitmen bersama agar target perbaikan jalan, khususnya pada ruas strategis dan jalur dengan mobilitas tinggi, dapat dirampungkan maksimal H-7 sebelum Idul Fitri.
“Kami berharap BPJN, PUPR Provinsi maupun Kota, serta pihak pengelola jalan tol dapat mempercepat proses perbaikan. Koordinasi harus berjalan cepat dan responsif. Jangan sampai ada titik kerusakan yang berpotensi menimbulkan kecelakaan,” ujarnya.
Sementara itu, Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril menyampaikan bahwa aspek keselamatan akan diperkuat melalui pemetaan titik black spot dan trouble spot, serta peningkatan kegiatan preemtif dan preventif selama Operasi Ketupat berlangsung.
“Kami akan mengoptimalkan sosialisasi keselamatan berlalu lintas, pelaksanaan ramp check kendaraan angkutan umum, serta pengawasan di jalur rawan kecelakaan. Tujuan utama kami adalah menekan angka kecelakaan dan fatalitas,” jelasnya.
Selain itu, masyarakat diimbau memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan, tidak memaksakan diri saat kelelahan, serta selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.
Melalui sinergitas antara Ditlantas Polda Riau, BPJN, PT Hutama Karya, PT Jasa Raharja, PUPR, Dishub, serta seluruh stakeholder terkait, diharapkan arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Provinsi Riau dapat berjalan aman, lancar, dan selamat. (***)






