Bangkinang, dapurredaksi.com – Tim Resmob Satreskrim Polres Kampar berhasil meringkus seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang telah beraksi di lima tempat kejadian perkara (TKP). Pelaku berinisial RI (22), warga Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru, ditangkap di kediamannya pada Rabu (25/2/2026).
Penangkapan tersebut dibenarkan Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan S melalui Kasat Reskrim AKP Gian Wiatma Jonimandala, Kamis (26/2/2026). Ia menjelaskan, pelaku terakhir kali mencuri sepeda motor milik seorang guru SD IT Ibnu Jahrir di Desa Ridan Permai, Kecamatan Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar.
Peristiwa pencurian itu terjadi pada Senin (9/2/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu korban datang ke sekolah untuk mengajar dan memarkirkan sepeda motor Honda Vario BM 4873 ZAI di halaman sekolah. Namun ketika jam pulang tiba, korban mendapati motornya telah raib.
“Korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Kampar. Setelah menerima laporan, Tim Resmob segera melakukan penyelidikan,” ujar AKP Gian.
Dari hasil penyelidikan dan profiling, petugas mendapatkan informasi bahwa pelaku berada di wilayah Pekanbaru. Tim kemudian bergerak ke Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, dan berhasil mengamankan RI yang tengah bersembunyi di dalam kamar rumahnya.
Dalam pemeriksaan, pelaku mengakui melakukan pencurian bersama rekannya berinisial AL yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Keduanya beraksi menggunakan kunci T untuk merusak kunci kendaraan korban.
“Pelaku mengakui sudah lima kali melakukan pencurian sepeda motor di lokasi berbeda,” jelas Kasat Reskrim.
Adapun lima TKP tersebut berada di wilayah Kulim dan Bangkinang, dengan jenis kendaraan yang dicuri antara lain Honda Beat, Honda Vario, dan Honda Scoopy pada Januari 2026.
Tim sempat melakukan penggerebekan di rumah AL di wilayah Kulim. Namun, pelaku berhasil melarikan diri dan hingga kini masih dalam pengejaran aparat kepolisian.
Saat ini, RI beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Kampar guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi menegaskan akan terus memburu pelaku lainnya serta mengembangkan kasus untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan curanmor yang lebih luas.






