Utama

Hendak Ujian Sempro, Mahasiswi UIN Suska Riau Dibacok Rekan Sendiri

35
×

Hendak Ujian Sempro, Mahasiswi UIN Suska Riau Dibacok Rekan Sendiri

Sebarkan artikel ini

Pekanbaru, Dapurredaksi.com – Aksi pembacokan terjadi di lingkungan Kampus Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau (UIN Suska Riau), Kamis (26/2/2026) pagi. Peristiwa berdarah tersebut menggegerkan civitas akademika dan mahasiswa yang tengah beraktivitas, khususnya di Gedung Belajar Fakultas Syariah.

Insiden itu dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Anggi Rian Diansyah. Ia menyampaikan bahwa pelaku menyerang korban menggunakan kapak saat korban hendak mengikuti ujian seminar proposal (sempro).

“Pelaku menggunakan senjata tajam jenis kapak dan menyerang korban di dalam gedung fakultas. Korban saat itu akan melaksanakan ujian sempro,” ujar AKP Anggi.

Baca Juga  Ditlantas Polda Riau Menyediakan Layanan Pangkas Rambut Gratis Bagi Ojol Yang Tertib Lalu Lintas

Pelaku yang diketahui berinisial RM merupakan mahasiswa Jurusan Ilmu Hukum di kampus tersebut. Ia berada di lokasi dengan alasan menunggu dosen penguji. Namun secara tiba-tiba, pelaku langsung menyerang korban menggunakan senjata tajam.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka bacok serius di bagian tangan dan kening. Korban sempat mendapatkan pertolongan pertama sebelum akhirnya dilarikan untuk mendapat penanganan medis intensif. Saat ini korban masih menjalani perawatan.

Petugas kepolisian bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku tidak lama setelah kejadian. Barang bukti berupa kapak yang digunakan dalam aksi tersebut juga telah disita untuk kepentingan penyelidikan.

Baca Juga  Satu Hektare Lahan Diduga Sengaja Dibakar Untuk Membuka Perkebunan Baru

Kini, tersangka diamankan di Polsek Binawidya guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik masih mendalami motif di balik dugaan penganiayaan berat tersebut, termasuk kemungkinan adanya persoalan pribadi antara korban dan pelaku.

Pihak kepolisian memastikan proses hukum akan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, sembari mengimbau seluruh mahasiswa untuk tetap tenang dan menyerahkan penanganan kasus sepenuhnya kepada aparat berwenang.