Pekanbaru, DAPURREDAKSI.COM– Menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru bergerak cepat mematangkan persiapan. Kepala Lapas (Kalapas) Pekanbaru, Yuniarto, memimpin langsung rapat dinas bersama seluruh pejabat struktural dan staf, Rabu (11/02), guna memastikan pembinaan, pelayanan, dan pengamanan berjalan optimal selama bulan puasa.
Dalam rapat tersebut, Yuniarto menegaskan bahwa Ramadhan menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai keimanan sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan. Salah satu agenda utama yang disiapkan adalah pelaksanaan salat tarawih berjamaah setiap malam yang akan digelar secara bergilir di seluruh blok hunian.
“Bulan Ramadhan adalah momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Kita harus memastikan seluruh warga binaan dapat menjalankan ibadah dengan baik, aman, dan nyaman,” tegas Yuniarto di hadapan peserta rapat.
Untuk menjamin kelancaran ibadah, Kalapas menginstruksikan seluruh petugas melaksanakan piket salat tarawih sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Ia menekankan pentingnya kehadiran dan pengawasan petugas demi menjaga keamanan serta ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Tak hanya fokus pada aspek ibadah, Lapas Kelas IIA Pekanbaru juga menghadirkan program yang menyentuh sisi kemanusiaan. Selama Ramadhan, akan digelar kegiatan buka puasa bersama keluarga warga binaan. Program ini diharapkan menjadi ruang kebersamaan yang mempererat silaturahmi sekaligus memberikan dukungan moral bagi warga binaan.
Sebagai bentuk pelayanan tambahan, Lapas juga membuka layanan penitipan takjil bagi keluarga yang ingin mengirimkan makanan berbuka puasa. Meski demikian, seluruh kegiatan tetap dilaksanakan dengan pengawasan ketat dan prosedur keamanan yang berlaku.
“Melalui kegiatan buka bersama dan layanan penitipan takjil, kita ingin memberikan ruang kebersamaan bagi warga binaan dan keluarganya, tentu dengan tetap memperhatikan aspek keamanan dan ketertiban,” tambah Yuniarto.
Di akhir rapat, Kalapas kembali mengingatkan seluruh jajaran untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan selama Ramadhan. Menurutnya, sinergi dan disiplin petugas menjadi kunci utama agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar, aman, dan penuh makna.
Dengan persiapan matang dan komitmen bersama, Lapas Kelas IIA Pekanbaru optimistis Ramadhan tahun ini tidak hanya menjadi bulan penuh ibadah, tetapi juga momentum memperkuat pembinaan dan pelayanan yang humanis di balik tembok pemasyarakatan.






