PEKANBARU, DAPURREDAKSI.COM – Warga Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru, sempat dibuat cemas dengan temuan dua tas mencurigakan yang ditinggalkan orang tak dikenal di Masjid Al-Khairat, Jalan Mangga, Selasa malam (10/2/2026).
Keresahan bermula saat pengurus masjid menemukan dua tas tanpa pemilik di area masjid dan segera melaporkannya ke pihak kepolisian. Tak ingin mengambil risiko, aparat langsung bergerak cepat mengamankan lokasi.
Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Muharman Arta, mengatakan pihaknya segera melakukan langkah antisipatif begitu menerima laporan dari masyarakat. Area sekitar masjid langsung disterilkan guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
“Begitu menerima laporan, Polsek Sukajadi langsung berkoordinasi dan menghubungi tim Penjinak Bom (Jibom) Satbrimobda Polda Riau. Kami juga membuat perimeter pengamanan di sekitar masjid,” ujar Muharman.
Tim Jibom yang tiba di lokasi kemudian melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kedua tas tersebut menggunakan peralatan X-ray. Proses pemeriksaan berlangsung dengan pengamanan ketat dan menjadi perhatian warga sekitar.
Hasil pemeriksaan awal memastikan tidak ditemukan unsur bahan peledak di dalam tas tersebut. Kepolisian pun memastikan situasi dalam kondisi aman dan terkendali.
“Berdasarkan hasil X-ray, tidak ditemukan adanya bahan peledak. Selanjutnya tas tersebut kami serahkan kepada tim Inafis Polda Riau untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.
Meski dipastikan bukan bom, polisi tetap mendalami kasus ini untuk mengungkap siapa pemilik tas dan apa motifnya meninggalkan barang tersebut di area rumah ibadah. Sejumlah saksi, termasuk petugas keamanan masjid dan ketua RW setempat, akan dimintai keterangan.
Rekaman CCTV di sekitar masjid juga menjadi bahan penting dalam proses penyelidikan. Dari hasil pantauan sementara, terlihat seseorang meletakkan tas di area masjid sebelum meninggalkannya.
“Dari rekaman CCTV terlihat ada seseorang yang meletakkan tas di area masjid. Saat ini kami masih mendalami identitasnya, termasuk apakah yang bersangkutan membawa senjata atau tidak,” tambah Kapolresta.
Hingga kini, isi kedua tas tersebut masih dalam proses pemeriksaan oleh tim Inafis Polda Riau. Polisi memastikan akan menyampaikan perkembangan hasil penyelidikan secara terbuka kepada publik.
“Yang jelas, hasil pemeriksaan awal tim Jibom menyatakan tas tersebut tidak mengandung bahan peledak. Untuk hasil lengkap dari Inafis, akan kami sampaikan kembali,” tutup Muharman.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap barang-barang mencurigakan di ruang publik. Polisi pun mengimbau warga agar segera melapor jika menemukan hal serupa demi menjaga keamanan bersama.






