EkonomiPemerintah

Pasar Sembako Murah Jelang Ramadan Berlangsung 9-13 Februari di Beberapa Lokasi di Pekanbaru

20
×

Pasar Sembako Murah Jelang Ramadan Berlangsung 9-13 Februari di Beberapa Lokasi di Pekanbaru

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU, DAPURREDAKSI.com – Pemerintah Provinsi akan menggelar pasar Sembako murah di beberapa Lokasi di Pekanbaru, Riau, Senin (9/2/2026)

Pasar Sembako murah mulai digelar pada Senin, 9 Februari hingga Jumat 13 Februari di lima titik, yakni; Senin 9 Februari bertempat di Halaman Kantor Lurah Air Dingin Kelurahan Bukit Raya, Selasa, 10 Februari di Halaman SMP Negeri 6 Jalan Yos Sudarso Kecamatan Rumbai, Rabu, 11 Februari di depan SMP Negeri 30 Limbungan Baru Kecamatan Rumbai, Kamis, 12 Februari akan digelar di halaman Kantor Lurah Rintis Kecamatan Lima Puluh, dan Jumat, 13 Februari di Halaman Kantor Lurah Mentangor Kecamatan Kulim.

Baca Juga  Pencegahan Penyakit Jantung Lewat Deteksi Dini dan Pola Hidup Sehat

Bagi masyarakat yang ingin berbelanja pada kegiatan Operasi Pasar Murah, diharapkan datang pada waktu yang telah ditentukan.

Kabid Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Provinsi Riau, Tetty Nurdianti, mengatakan, Pasar murah mulai digelar pukul 08.00 WIB.

Adapun harga bahan pokok yang tersedia di operasi pasar murah, di antaranya beras SPHP Rp60.000 per 5 kg, beras anak daro Rp162.000 per 10 kg, beras sokan Rp162.000 per 10 kg, beras sokan Rp81.000 per 5 kg, dan beras anak daro Rp81.000 per 5 kg.

Baca Juga  Wujudkan Lapas Ramah Lingkungan, Lapas Pekanbaru Gandeng DLHK Olah Sampah Jadi Pupuk Organik

Gula pasir dibandrol dengan harga Rp17.000 per kg, minyak Salvaco Rp21.000 per liter, minyak Palmco Rp16.000 per bungkus dan minyakita Rp15.500 per bungkus.

Kemudian untuk garam krista Rp2.000 per 200 gram, garam nusantara Rp2.000 per 250 gram, tepung tapioka Rp8.000 per bungkus. Sementara itu cabai merah, bawang merah, bawang putih dan kentang menyesuaikan harga petani dan harga dinamis pada telur ayam.

Warga diimbau agar membawa kantong belanja dari rumah, untuk mengurangi penggunaan kantong plastik,” ujar Tetty.***