Pemerintah

Perjuangkan Layanan Kesehatan dan Pertanian, Bupati Siak Intens Koordinasi ke Pusat

3
×

Perjuangkan Layanan Kesehatan dan Pertanian, Bupati Siak Intens Koordinasi ke Pusat

Sebarkan artikel ini

Siak, DAPURREDAKSI.COM – Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, terus menunjukkan komitmen kuat dalam memperjuangkan penguatan layanan dasar bagi masyarakat Kabupaten Siak, khususnya di sektor kesehatan dan pertanian. Berbagai agenda silaturahmi dan koordinasi dengan pejabat strategis di tingkat nasional dilakukan secara intensif.

Agenda pertama Bupati Afni diawali dengan pertemuan bersama Direktur Kesehatan dan Gizi Masyarakat Bappenas RI, Diah Lenggogeni. Dalam pertemuan tersebut, Afni menindaklanjuti sekaligus menajamkan hasil pertemuannya dengan Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, yang sebelumnya membahas kebutuhan alat kesehatan, fasilitas, serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Siak.

“Kami menindaklanjuti dan mempertegas kebutuhan daerah, terutama terkait alat, fasilitas, dan pelayanan kesehatan agar benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat Siak,” ujar Afni.

Usai pertemuan tersebut, Bupati Afni melanjutkan silaturahmi dengan Direktur Pengairan dan Irigasi Bappenas RI. Dalam kesempatan itu, ia memaparkan kondisi lahan pertanian di Siak yang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah pusat, khususnya terkait jaminan ketersediaan air bagi para petani.

Menurut Afni, persoalan pengairan dan irigasi menjadi hal yang sangat mendesak, terutama dalam mendukung kebijakan Ketahanan Pangan Nasional. Ia menegaskan bahwa ketersediaan air merupakan kebutuhan mendasar bagi sektor pertanian.

“Ketersediaan air bagi lahan pertanian adalah kebutuhan mendasar. Tanpa itu, produktivitas petani akan sangat terganggu,” tegasnya.

Setelah beberapa hari menjalani agenda koordinasi lintas kementerian, Bupati Afni kembali ke daerah. Di bandara, ia sempat bertemu dengan Bupati Bengkalis, Kasmarni, dan memanfaatkan momen tersebut untuk berdiskusi mengenai kondisi serta tantangan yang dihadapi pemerintah daerah saat ini.

Dalam perbincangan tersebut, kedua kepala daerah membahas keterbatasan ruang fiskal yang dihadapi pemerintah daerah. Afni mengungkapkan, pengalaman Kasmarni memimpin di masa-masa sulit memberikan banyak pandangan sekaligus suntikan semangat.

“Beliau menyampaikan bahwa tantangan kepala daerah saat ini bahkan lebih berat dibandingkan masa pandemi Covid-19,” ungkap Afni.

Pertemuan itu ditutup dengan kesepakatan untuk saling menguatkan sebagai sesama pemimpin perempuan di Provinsi Riau. Keduanya sepakat untuk terus belajar memaknai kesabaran serta memperkuat ikhtiar dalam menjalankan amanah kepemimpinan.

“Yang terpenting adalah terus berjuang dan tidak berhenti berikhtiar demi masyarakat,” ucap Bupati perempuan pertama di Kabupaten Siak tersebut.